Example floating
Example floating
HukumJurnalisme WargaNews

Dugaan KDRT, Istri Selaku Korban Berharap Keadilan

455
×

Dugaan KDRT, Istri Selaku Korban Berharap Keadilan

Share this article
Foto Korban

Dugaan adanya tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebagaimana yang di alami perempuan dengan inisial MR yang dilakukan oleh suaminya inisial RDL masih bergulir di Kepolisian Sektor Limapuluh. Laporan tersebut masuk di Kepolisian Sektor Limapuluh dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/87/IV/2023/POLSEK LIMAPULUH/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU tertanggal 24 April 2023.

Sebelumnya kasus KDRT yang dialami oleh MR selaku Pelapor sudah pernah dilaporkan di Polsek Limapuluh, tetapi pelapor mencabut laporannya karena adanya upaya perdamaian antara Pelapor dan Terlapor. Dengan harapan pada waktu Terlapor berkomitmen tidak akan melakukan dan mengulangi perbuatannya lagi. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor Pelapor mencabut laporannya. Namun seiring berjalannya waktu, Terlapor ternyata masih mengulangi perbuatannya. Tidak hanya sebatas KDRT terhadap MR, tindakan lainnya yang membuat MR sudah tidak tahan lagi dengan sikap dan perbuatan suaminya.

Sebenarnya MR sudah sejak lama mengalami KDRT dari suaminya. Bahkan 6 bulan setelah pernikahan, MR sudah mengalami KDRT dari suaminya. Hingga MR dikarunia 3 orang anak perempuan, suaminya RDL sering melakukan KDRT. Bahkan terhadap 3 orang anaknya juga ikut imbas atas perlakuan suaminya.

Puncaknya pada tanggal 24 April 2023, MR melaporkan perbuatan KDRT suaminya RDL ke Polsek Limapuluh. MR berkomitmen tidak akan membuka ruang untuk berdamai lagi. Pelapor MR punya bukti yang cukup kuat untuk menjebloskan Suaminya yang sudah membabi buta melakukan KDRT. Walaupun pihak penyidik Polsek Limapuluh mengabulkan penangguhan penahanan terhadap suaminya RDL, yang seharusnya penangguhan penahanan itu tidak dikabulkan. Nyatanya Pelapor MR masih tetap mendapatkan perlakuan KDRT oleh suaminya yakni dicekik oleh suaminya. Tentunya saja patut dipertanyakan dikabulkannya penangguhan penahanan terhadap suaminya RDL.

Terlapor RDL yang diduga merupakan anak seorang Bacaleg DPRD Provinsi Riau yang juga menjadi bendahara disalah satu Partai ditingkat Provinsi wajar saja mendapatkan penangguhan penahanan.  Adapun perkembangan terbaru terhadap  kasus KDRT yang dialami oleh MR, yakni tertanggal 12 Juli 2023, Pelapor MR menerima Pemberitahuan Hasil Penelitian Laporan dengan status P19 atau perlu dilengkapi sesuai petunjuk Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Informasi terbaru, berkas perkara MR sudah di P21 atau dinyatakan lengkap. Pelapor MR optimis dengan proses penegakan hukum terhadap kasus KDRT yang menimpa dirinya. MR berharap keadilan akan menemukan keberpihakannya.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *